Photo Clinic & Sharing Knowledge (Workshop)

Nicolas Marino

Capturing the Soul of the Earth

Nicolas Marino adalah seorang fotografer dan arsitek asal Argentina. Ia gemar menjelajahi dunia dengan sepedanya, khususnya ke daerah terpencil untuk merasakan keberagaman budaya. Berkat hobinya ini, ia merasakan keintiman dengan destinasi-destinasi yang ia kunjungi, dengan alam dan warga lokal. Nicolas sendiri telah menjelajahi 86 negara. Karya fotonya mencerminkan interaksi yang kaya dan mendalam dengan tempat dan orang-orang yang pernah ia temui selama perjalanan.

Melalui Photo Clinic berjudul Capturing The Soul of The Earth, Nicolas Marino akan berbagi pengalamannya bersepeda di seluruh dunia, kecintaannya pada dunia fotografi, dan hubungan erat fotografi dengan perjalanannya ke berbagai belahan dunia. Nicolas akan memberikan masukan serta ide segar tentang bagaimana berinteraksi dengan lingkungan serta berbagai keterbatasan bahasa maupun perbedaan budaya, juga bagaimana ia menghasilkan foto yang ‘hidup’. Ia akan membawa serta karya-karya fotonya, menceritakan kisah dibalik pengambilan gambarnya, serta memberikan penjelasan artistic, estetis dan teknis masing-masing foto.

Sebagai bonus, Nicholas juga akan berbagi cerita tentang keadaan dunia dan perubahan lingkungan yang besar yang ia lihat sendiri dalam perjalannya menjelajah dunia.

JADWAL >>

CHAPTER 1 : Jumat, 28 Juli 2017 // 12.45 – 14.45

CHAPTER 2 : Sabtu, 29 Juli 2017 // 10.00 – 12.00

Aryono Huboyo Djati

Directing in Photography

Sosok Aryono Huboyo Djati dikenal sebagai pencipta lagu legendaris Burung Camar yang memenangkan Kawakami Award di ajang “The World Popular Song Festival” tahun 1985. Kala itu karyanya berhasil mengharumkan nama Indonesia di belantika musik internasional.

Selain berkarya di bidang musik, Aryono Huboyo Djati juga seorang pegiat fotografi human interest. Ia memotret kehidupan masyarakat bawah hingga pernah menjadi fotografer resmi kepresidenan. Karya foto Aryono Huboyo Djati pernah mengguncang dunia fotografi karena salah satu karya fotonya yang bertajuk “Janda Satu Anak” berhasil terjual pada lelang dengan nilai fantastis untuk sebuah karya fotografi di Asia Tenggara. Ia sendiri telah menerbitkan buku Directing in Photography pada tahun 2011 yang saat peluncuran langsung habis dibeli oleh penggemar fotografi. Aryono Huboyo Djati memotret dengan kerendahan hati, perangkat yang minimalis, dan konsep yang mumpuni. Ia mengajarkan banyak penggemar fotografi untuk belajar dari berbagai peristiwa kehidupan. Di Photo Clinic berjudul Directing in Photography, ia akan berbagi ilmu dan pengalamannya selama bersama kameranya.

JADWAL >>

CHAPTER 1 : Jumat, 28 Juli 2017 // 15.00 – 17.00

CHAPTER 2 : Sabtu, 29 Juli 2017 // 12.45 – 14.45

Ricky Siegers

Philosophy Street Photography

Ricky Siegers adalah seorang fotografer professional yang karyanya telah dimuat di berbagai majalah di Amsterdam, New York, Sacramento, Jakartam, Baghdad, dan berbagai majalah dunia lainnya. Ia telah mengeliling dunia memotret kehidupan social, berinteraksi dengan banyak orang, dan memotret kehidupan sehari-hari manusia di jalan. Ia bercerita,menangkap jiwa manusia, dan mengisahkannya melalui karya fotografi. Ricky Siegers telah berkarir sebagai fotografer professional yang fokus pada documenter dan street photography selama 7 tahun. Dan selama 4 tahun ke belakang ia menjadi salah satu kurator untuk salah satu galeri foto pilihan online ternama, 1x.com.

Ricky Sieger akan berbagi pengalamannya di Photo Clinic bertajuk Philoshophy of Street Photography. Ia akan menjelaskan filosofi memotret kehidupan sosial dan membawa karya fotonya. Ia akan menjelaskan latar belakang dari setiap foto yang ia ambil. Nantinya Ricky Siegers juga akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengannya, bebas bertanya dan berbagi pengalaman.

JADWAL >>

CHAPTER 1 : Jumat, 28 Juli 2017 // 10.00 – 11.00

CHAPTER 2 : Sabtu, 29 Juli 2017 // 15.00 – 17.00

LOKASI:

Area Taman Fatahillah & Kota Tua Jakarta

WAKTU:

Minggu, 30 Juli 2017 // 09.00 – 12.00

Field Trip & Photo Hunt

with Final Curator

Selain Photo Clinic, peserta berkesempatan untuk hunting foto bersama dengan para kurator Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017. Peserta dapat berinteraksi langsung, mendapatkan ilmu dan praktek langsung bersama dengan para kurator tentang memotret di lingkungan sekitar. Momen dan objek foto apa saja yang akan menghasilakn foto yang hidup dan bercerita. Di akhir hunting foto ini, peserta akan mengumpulkan karya foto terbaiknya, dan kurator akan memilih foto-foto terbaik yang akan mendapatkan hadiah menarik dari kurator Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017.

TOBA NAULI

Apresiasi keindahan dari segala elemen yang ada di Danau Toba melalui karya fotografi. Toba Nauli adalah bentuk nyata dalam upaya mendukung program pemerintah mencanangkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia.

    

AN EVENT OF